PROGRAM SERTIFIKASI
Certified Behavioral Event Interviewer (CBEI)
Catatan : Materi Di berikan di Ruang Kelas Oleh Instruktur Pelatihan
Interview merupakan salah satu metode yang paling banyak dipakai sebagai predictor ketika melakukan penilaian kompetensi seseorang dalam suatu organisasi. Tujuan penggunaannya pun cukup beragam, seperti rekrutmen, penempatan, promosi jabatan, perencanaan suksesi, penentuan area training dan pengembangan, manajemen kinerja, dan besaran kompensasi & benefit pegawai.
Namun, karena kurangnya pengetahuan dan keahlian, sering kali pewawancara memakai interview tradisional yang sebenarnya disadari kurang akurat untuk dipakai sebagai alat peramal. Ada satu teknik khusus yang dikembangkan agar interview benar-benar dapat diandalkan sebagai predictor, yaitu Behavioral Event Interview. BEI telah teruji secara luas sebagai teknik interview yang memiliki tingkat keakuratan yang tinggi sebagai alat peramal bahwa seorang calon akan sukses menjalankan pekerjaannya nanti.
BEI sangat akurat dalam mendapatkan data dari calon pengisi jabatan berkaitan dengan kompetensi, tata nilai, kepemimpinan, dan soft competency lain dengan mendalami perilaku yang muncul dalam suatu event aktual yang kritikal (Critical Incident Technique), yang pernah dialami orang yang diwawancarai.
Tujuan BEI ialah memperoleh secara rinci deskripsi tentang tindakan (behavior evident) seseorang dalam situasi kritikal (to get behind what people say they do, to find out what they really do). Namun, sejauh mana ketepatan hasil pemetaan kompetensi tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan pewawancara (interviewer).
Oleh karena itu, diperlukan adanya pelatihan yang dapat membekali pengetahuan dan keterampilan bagi seorang pewawancara untuk berhasil menjalankan tugasnya.
Program ini diselenggarakan untuk menjawab kebutuhan organisasi tentang pentingnya interviewer yang handal dan terstandard agar tingkat kegagalan rekrutmen, penempatan, pengembangan karir, dan penilaian kinerja dapat diminimalisir.
Dengan training ini peserta akan memahami kegunaan interview, kelebihan dan kekurangan beberapa teknik interview yang ada, serta terampil melakukan interview yang berbasis
Behavioral Event yang dimulai dari penentuan dimensi yang akan ditanyakan, menentukan key behavior, menyusun daftar pertanyaan, melakukan wawancara BEI, lalu menarik kesimpulan.
- Memahami beberapa metode interview
- Permasalahanyang sering timbul dalam interview
- Memahami konsep dantujuan BEI
- Teknik STAR (Situation, Task, Action, Result)
- Memahami key behavior dari dimensi yang akan dilihat
- Menyusun pertanyaan
- Teknik komunikasi dalam interview
- Teknik bertanya
- Teknik mendengar
- Teknik mencatat
- Teknik observasi
- Teknik integrasi, pengolahan data, dan pengambilan keputusan tentang rating dan level kompetensi
- Penulisan laporan, meliputi penulisan laporan individu dan laporan kelompok
- Do’s and Dont’s dalam BEI
- 6-7 Januari
- 2-3 Februari
- 3-4 Maret
- 6-7 April
- 4-5 Mei
- 2-3 Juni
- 7-8 Juli
- 4-5 Agustus
- 7-8 September
- 5-6 Oktober
- 5-6 November
- 1-2 Desember
Hotel Kuretakeso Kemang, Jakarta, atau setara
Peserta pelatihan adalah pimpinan, staf, konsultan, dan siapa saja yang telah dan akan berperan dalam melaksanakan penilaian kompetensi pegawai/calon pegawai untuk tujuan rekrutmen, penempatan, perencanaan dan pengembangan karir, training dan pengembangan, dan penilaian kinerja pegawai. Peserta tidak mesti lulusan dari Fakultas Psikologi.
- Offline: Rp 7,5 juta per peserta (excl. PPN)
- Online: Rp 5,5 juta per peserta (excl. PPN).
- Winny Widnrawati, M.Psi.T, CHRMP, CTMP, CACA
- Laksmi Mugirahayu, M.Psi, CHRMP, CTMP, CACA
- Rp 7.500.000/peserta, Tidak termasuk PPN, materi pelatihan, goodie bag, sertifikat kepersertaan, dan biaya ujian sertifikasi.
PROGRAM SERTIFIKASI
Certified Behavioral Event Interviewer (CBEI)
Catatan : Kelas disampaikan melalui platform video conference seperti Zoom, Microsoft Teams, Google Meet, dll
Interview merupakan salah satu metode yang paling banyak dipakai sebagai predictor ketika melakukan penilaian kompetensi seseorang dalam suatu organisasi. Tujuan penggunaannya pun cukup beragam, seperti rekrutmen, penempatan, promosi jabatan, perencanaan suksesi, penentuan area training dan pengembangan, manajemen kinerja, dan besaran kompensasi & benefit pegawai.
Namun, karena kurangnya pengetahuan dan keahlian, sering kali pewawancara memakai interview tradisional yang sebenarnya disadari kurang akurat untuk dipakai sebagai alat peramal. Ada satu teknik khusus yang dikembangkan agar interview benar-benar dapat diandalkan sebagai predictor, yaitu Behavioral Event Interview. BEI telah teruji secara luas sebagai teknik interview yang memiliki tingkat keakuratan yang tinggi sebagai alat peramal bahwa seorang calon akan sukses menjalankan pekerjaannya nanti.
BEI sangat akurat dalam mendapatkan data dari calon pengisi jabatan berkaitan dengan kompetensi, tata nilai, kepemimpinan, dan soft competency lain dengan mendalami perilaku yang muncul dalam suatu event aktual yang kritikal (Critical Incident Technique), yang pernah dialami orang yang diwawancarai.
Tujuan BEI ialah memperoleh secara rinci deskripsi tentang tindakan (behavior evident) seseorang dalam situasi kritikal (to get behind what people say they do, to find out what they really do). Namun, sejauh mana ketepatan hasil pemetaan kompetensi tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan pewawancara (interviewer).
Oleh karena itu, diperlukan adanya pelatihan yang dapat membekali pengetahuan dan keterampilan bagi seorang pewawancara untuk berhasil menjalankan tugasnya.
Program ini diselenggarakan untuk menjawab kebutuhan organisasi tentang pentingnya interviewer yang handal dan terstandard agar tingkat kegagalan rekrutmen, penempatan, pengembangan karir, dan penilaian kinerja dapat diminimalisir.
Dengan training ini peserta akan memahami kegunaan interview, kelebihan dan kekurangan beberapa teknik interview yang ada, serta terampil melakukan interview yang berbasis
Behavioral Event yang dimulai dari penentuan dimensi yang akan ditanyakan, menentukan key behavior, menyusun daftar pertanyaan, melakukan wawancara BEI, lalu menarik kesimpulan.
- Memahami beberapa metode interview
- Permasalahanyang sering timbul dalam interview
- Memahami konsep dantujuan BEI
- Teknik STAR (Situation, Task, Action, Result)
- Memahami key behavior dari dimensi yang akan dilihat
- Menyusun pertanyaan
- Teknik komunikasi dalam interview
- Teknik bertanya
- Teknik mendengar
- Teknik mencatat
- Teknik observasi
- Teknik integrasi, pengolahan data, dan pengambilan keputusan tentang rating dan level kompetensi
- Penulisan laporan, meliputi penulisan laporan individu dan laporan kelompok
- Do’s and Dont’s dalam BEI
- 6-7 Januari
- 2-3 Februari
- 3-4 Maret
- 6-7 April
- 4-5 Mei
- 2-3 Juni
- 7-8 Juli
- 4-5 Agustus
- 7-8 September
- 5-6 Oktober
- 5-6 November
- 1-2 Desember
Hotel Kuretakeso Kemang, Jakarta, atau setara
Peserta pelatihan adalah pimpinan, staf, konsultan, dan siapa saja yang telah dan akan berperan dalam melaksanakan penilaian kompetensi pegawai/calon pegawai untuk tujuan rekrutmen, penempatan, perencanaan dan pengembangan karir, training dan pengembangan, dan penilaian kinerja pegawai. Peserta tidak mesti lulusan dari Fakultas Psikologi.
- Offline: Rp 7,5 juta per peserta (excl. PPN)
- Online: Rp 5,5 juta per peserta (excl. PPN).
- Winny Widnrawati, M.Psi.T, CHRMP, CTMP, CACA
- Laksmi Mugirahayu, M.Psi, CHRMP, CTMP, CACA
- Rp 5.500.000/peserta, Tidak termasuk PPN, materi pelatihan, goodie bag, sertifikat kepersertaan, dan biaya ujian sertifikasi.
PILIHAN KELAS > Online & Tatap Muka
- Harga Offline Rp. 15.000.000
- Harga Online Rp. 10.000.000
PILIHAN KELAS > Online & Tatap Muka
- Harga Offline Rp. 10.000.000
- Harga Online Rp. 8.000.000
PILIHAN KELAS > Online & Tatap Muka
- Harga Offline Rp. 10.000.000
- Harga Online Rp. 8.000.000